ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Pembaca, Karin (bukan nama asli) kembali bersedih. Saat usia kehamilannya sudah tiga bulan, eh, suaminya punya mainan baru.

Sebagai perempuan yang sedang berbadan dua, kondisi Karin, 27, terbilang mengenaskan. Kurus, pucat dan terlihat sekali sedang menanggung stres.

Pada usia kandungan yang kini menginjak delapan bulan, pernikahannya yang belum genap satu tahun dengan Donjuan, 29, sudah terancam bubrah.

“Mas Juan itu mantan pacar saya dulu. Kami pacaran 1,5 tahun sebelum akhirnya memutuskan menikah. Keluarga kami termasuk bahagia dan harmonis. Malah waktu dia tahu saya hamil, dia girangnya bukan main,” kenangnya.

Donjuan juga terhitung sabar meladeni Karin yang menjadi manja dan banyak maunya di dua bulan pertama usia kehamilan. Namun di bulan ketiga, sikap Donjuan mendadak berubah drastis. Ia jadi kasar dan tak segan memukul Karin ketika mereka sedang cekcok.

Selidik punya selidik, ternyata perubahan sikap Donjuan itu beralasan. Hal itu diketahui setelah Karin tak sengaja membuka chatting di handphone milik suaminya yang sehari-hari bekerja sebagai staf pemasaran di perusahaan farmasi.

“Di ponselnya ternyata banyak pesan-pesan pribadi dengan perempuan lain mantan pacarnya sebelum pacaran dengan saya. Isinya nggak karuan, sayang-sayangan, love you-love you, pokoknya muacem-muacem,” ungkap Karin.

Tentu saja dia muntab, marah BESAR. Sebab, bisa-bisanya dalam kondisi dirinya sedang bunting, suaminya justru asyik main selingkuh dengan perempuan lain. Tapi ketika diingatkan, bukannya tobat, Donjuan malah mengutarakan keinginannya untuk menceraikan Karin setelah nanti melahirkan.

Tangis Karin pun pecah. Ia bahkan sempat kabur meninggalkan kontrakan mereka di bilangan Manyar dan pulang ke rumah orang tuanya di Madiun. Tapi sebelumnya, Karin mengaku sempat melabrak perempuan yang menggoda suaminya itu.

“Saya datangi dia. Saya bilang tolong jangan jadi hello kitty (wanita pengganggu rumah tangga, Red) dalam rumah tangga saya dengan Mas Juan. Tapi, dia malah bilang Mas Juan yang ingin menikahinya karena dulu sewaktu menikah dengan saya cuma karena terpaksa,” ucap Karin.

“Di hape-nya, saya juga pernah baca Mas Juan akan menikahi mantannya. Siapa yang kuat dibegitukan, mbak. Sejak itu, orang tua saya melarang saya balik ke kontrakan dan kumpul dengan suami lagi. Sampai saya masuk rumah sakit pun, Mas Juan tak pernah menjenguk, apalagi bbm-an,” ujarnya  di Pengadilan Agama (PA) Surabaya. (fatimatuz/jay/mas)

Komentar Pembaca

komentar