Panbil Residance dan Apartemen, salah satu properti di Batam yang juga menyasar konsumen luar negeri. kebijakan pemerintah yang membolehkan WNA miliki properti sekelas apartemen menjadi angim segar. Foto: dalil harahap/batampos
Panbil Residance dan Apartemen, salah satu properti di Batam yang juga menyasar konsumen luar negeri. kebijakan pemerintah yang membolehkan WNA miliki properti sekelas apartemen menjadi angim segar. Foto: dalil harahap/batampos

batampos.co.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Khusus Batam, memprediksi akan ada 2.000 hingga 3.000 unit apartemen dibangun di Batam pada 2016, seiring bangkitnya sektor properti di Batam.

Ketua DPD REI Khusus Batam, Djaja Roeslim, mengatakan saat ini beberapa pengusaha sudah mulai ancang-ancang akan membangun apartment di berbagai titik di Kota Batam.

“Pasar ini (apartement) sudah mulai menggeliat seiring dengan membaiknya ekonomi dan MEA ini. Beberapa titik sudah dalam pembangunan seperti di Nagoya, Panbil, dan Nongsa,” katanya.

Hingga akhir tahun 2016 mendatang diprediksi akan mencapi 3 ribu unit apartmen yang dibangun di Batam.

“Kalau unitnya bisa sampai 2 ribu hingga 3 ribu tapi kalau titik belum pasti mungkin puluhan atau belasan titik,” katanya.

Ini karena pengusaha melihat adanya peluang bisnis apartemen di Kota Batam, sebagai kota yang berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga. “Apalagi adanya MEA ini, bisa jadi prediksi ini lebih,” katanya.

Untuk itu, Djaja berharap pemerintah daerah memberikan kemudahan bagi investor ataupun pengusaha dalam memperoleh izin. Sebab bagaimanapun juga, jika ribuan unit apartemen tersebut jadi dibangun, maka akan memberikan keuntungan lebih bagi kemajuan Kota Batam dan masyarakat Batam. (eja)

Komentar Pembaca

komentar