ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Sebanyak 137 unit rumah di Kecamatan Moro masih menunggu realisasi pemerintah untuk melaksanakan rehab Rumah Tak Layak Huni (RTLH) tahun 2015 lalu. Rehab RTLH menjadi rumah layak huni di Kecamatan Moro meliputi dua kelurahan, dan 10 desa.

Sejalan memasuki tahun 2016, program RTLH di Kecamatan Moro totalnya mencapai 137 unit. Di antaranya 10 unit untuk masing masing desa, dan 37 unit untuk dua kelurahan. “Kami sudah sangat berharap sekali rehab RTLH itu bisa terwujud tahun 2015. Tapi karena keterbatasan anggaran, maka rehab RTLH ditunda. Konon tahun 2016 dilanjutkan. Nah, kami pun berharap segera direalisasikan,” ungkap Latif mewakili warga kepada Batam Pos, Jumat (8/1) kemarin.

Sementara Plt Kasi Kessos Kelurahan Moro Timur Yoyok membenarkan adanya sinyal pelaksanaan rehab RTLH yang tertunda anggaran 2015 diterealisasi tahun 2016. Namun kapan waktu pastinya realisasi rehab rumah warga itu masih menunggu.

Sebab untuk rehab RTLH anggaran tahun 2016 sudah didata sebanyak 100 unit. Di antaranya untuk 10 desa masing masing 8 unit, atau total 80 unit dan 20 unit untuk dua kelurahan.

“Besar harapan rehab 137 unit RTLH anggaran 2015 terwujud. Artinya warga hanya tinggal menunggu waktu saja. Terutama bagi mereka yang sudah terdata untuk bisa bersabar,” ujarnya. (pst/bpos)

Komentar Pembaca

komentar