Mendagri, Tjahyo Kumolo. foto:yusnadi/batampos
Mendagri, Tjahyo Kumolo. foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Polemik pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepri yang mengundang pro dan kontrak mendapatkan sorotan tajam dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo saat bertandang ke Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Rabu (30/12)

“Sangat kita sayangkan langkah DPRD Kepri yang meminta Kemendagri tidak menyetujui pengesahan APBD Kepri, lantaran tidak sesuai prosedur. Permintaan itu dituangkan dalam sebuah surat,” ujar Tjahjo Kumolo menjawab pertanyaan wartawan di Gedung Daerah, Tanjungpinang, kemarin.

Lebih lanjut katanya, surat tersebut dikirim pada 25 Desember 2015 lalu. Adapun isi suratnya adalah meminta Mendagri menolak APBD 2016. Karena sistem pengesahan tidak sesuai dengan prosedur yang ditentukan.

Mantan Sekjen PDI Perjuangan itu mengingatkan, seharusnya yang namanya pemerintah adalah satu, baik pemerintah provinsi dan DPRD. Oleh sebab itu, tidak seharusnya wakil rakyat Kepri menolak APBD itu.

“Ingat, pemerintah itu satu. Jika memutuskan sesuatu itu harus bersama-sama DPRD dan pemerintah daerahnya. Harus satu,” tegas Tjahjo.

Tjahjo menyatakan, pihaknya telah mengkaji surat permintaan tersebut. Mantan anggota DPR RI itu memastikan surat balasan akan dikirim kemarin. Tapi saat disinggung isi surat balasan itu, Tjahjo tidak mau menjawab lugas.

“Di Jakarta yang urus (surat) itu. Tapi apapun, yang penting jangan sampai APBD ini menjadi tersandera,” tegasnya lagi.

Sementara itu, mantan Penjabat Gubernur Kepri, Agung Mulyana dalam laporakannya saat serah terima jabatan menyampaikan beberapa persoalan. Pertama adalah polemik Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kepri 2016 yang penyelesaiannya diserahkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Tahapan-tahapan penyusunan RAPBD sudah kita laksanakan sesuai dengan prosedur yang ada. Bahkan seluruh fraksi sudah menyetujui KUA PPAS Kepri untuk APBD 2016,” ujar Agung kepada Mendagri, Tjahjo Kumolo. (jpg/bpos)

Komentar Pembaca

komentar