ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Calon Bupati Natuna terpilih, Abdul Hamid Rizal mengatakan, mengatasi persoalan listrik di desa-desa sudah janjinya kepada masyarakat. Namun, listrik di kecamatan dan desa tidak bisa seterusnya disubsidi pemerintah daerah. Sebab akan menyedot anggaran cukup besar.

“Untuk satu tahun kedepan listrik masih tetap disubsidi. Namun seterusnya, listrik di kecamatan dan desa adalah tanggungjawab PLN. Itu akan diupayakan,” tegas Hamid Rizal kemarin.

Menurut Hamid, subsidi listrik desa yang dikelola Perusahaan Daerah (Perusda) Natuna selain memboroskan anggaran daerah, juga dinilai rawan penyelewengan. Sehingga yang akan merugi adalah masyarakat.

“Subsidi listrik dikelola Perusda itu rawan penyelewengan,” ujar Hamid.

Sementara Perusda yang dinilai masih terus menyusui anggaran subsidi untuk terus beroperasi, Hamid mengatakan, kedepannya akan diberikan usaha disektor lain.

“Perusda bisa saja nanti menampung hasil alam dari masyarakat,” ujarnya.

Seperti diketahui, untuk Perusda berbagai usaha sudah dicanangkan. Seperti membangun bisnis centre, perikanan tangkap dan lainnya. Namun hingga saat ini hasilnya masih nihil. Sehingga untuk menggaji karyawan pun, mengharapkan dari keuntungan subsidi listrik.(arn/bpos)

Komentar Pembaca

komentar