Anak asal Kelurahan Kawal sedang dikhitan tim medis Puskesmas Gunung Kijang di Yayasan Rumah Bahagia Bintan, Kecamatan Gunung Kijang, Selasa (29/12). Foto: Harry/batampos
Anak asal Kelurahan Kawal sedang dikhitan tim medis Puskesmas Gunung Kijang di Yayasan Rumah Bahagia Bintan, Kecamatan Gunung Kijang, Selasa (29/12). Foto: Harry/batampos

batampos.co.id – PT Mitra Inves Tindo (Miti) menaja khitanan masal untuk anak-anak Bintan di Yayasan Rumah Bahagia Bintan, Kecamatan Gunung Kijang, Selasa (29/12). Agenda rutin yang dilakukan perusahaan di bidang pertambangan batu granit ini diikuti 150 anak dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Gunung Kijang, Teluk Bintan dan Teluk Sebong.

“Setiap tahun kita melakukan kegiatan sosial seperti khitanan masal. Saat ini kita berikan kesempatan kepada 150 anak-anak dari 3 kecamatan untuk di khitan secara gratis,” ujar Asisten General Manager (GM) PT Miti, Sally Vivian Tan usai menyaksikan pelaksanaan khitanan massal.

PT Miti selaku donatur pelaksanaan khitanan massal bekerja sama pihak Yayasan Rumah Bahagia untuk penyediaan tempat dan tim medisnya. Begitu juga dengan penyediaan anak-anak yang dikhitankan ditentukan oleh pihak yayasan.

Baginya kegiatan ini merupakan tanggungjawab sosial yang wajib dilakukan perusahaannya. Karena dengan cara inilah bentuk kepedulian perusahaan dalam meringankan hidup masyarakat Bintan dan juga meringankan beban penganggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan.

“Semoga dengan bantuan menggratiskan khitanan ini bisa meringankan beban semua pihak. Baik itu keluarga peserta khitanan maupun pemerintah,” katanya.

Sementara, Ketua Pembina Yayasan Rumah Bahagia, Vifen Sumanti mengatakan jumlah peserta yang mengikuti khitanan masal ini sebanyak 150 anak. Dintaranya 26 anak dari Kecamatan Teluk Bintan sudah dikhitan, Senin (28/12) dan 124 anak dari Kecamatan Gunung Kijang dan Kecamatan Teluk Sebung dikhitankan, Selasa (29/12).

“Kegiatan ini kita lakukan selama dua hari dari 28-29 Desember,” katanya.

Dalam menaja khitanan masal ini, Yayasan Rumah Bahagia mendapatkan donatur dana dari PT Miti dan juga mendapatkan bantuan ahli medis yang melaksanakan khitanan tersebut. Untuk dana khitanan ini sekitaran puluhan juta sedangkan tim medisnya dari dokter yang berdinas di Puskesmas Gunung Kijang.

Adanya program tanggungjawab sosial dari pihak terkait baik itu PT Miti, tim medis dan yayasan, membuat masyarakat Bintan merasa diperhatikan. Sebab, selain meringankan beban biaya khitanan juga mendukung anak-anak Bintan yang sehat dan bersih.

“Kita sediakan fasilitas saja. Untuk donatur dari PT Miti sedangkan tim medisnya ada 12 dokter beserta masing-masing perawat atau asitennya dari Puskesmas Gunung Kijang,” akunya.(ary/bpos)

Terpisah, Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Bintan, Dewi Kumalasari Ansar menyambut baik kegiatan sosial yang dilakukan pihak swasta yang bekerja sama dengan pemerintah. Karena selain membatu meringankan beben para orang tua yang memiliki kewajiban untuk menyunati putra-putranya.

“Kita dukung PT Miti ini untuk terus melakukan kegiatan sosial. Karena selain meringankan beban para orang tua, juga meringankan tanggungjawab pemerintah setempat,” ungkapnya. (ary)

Komentar Pembaca

komentar