Kawasan wisata Pantai Berdaun. foto:dok
Kawasan wisata Pantai Berdaun. foto:dok

batampos.co.id – Warga Kabupaten Lingga pada masa liburan panjang sekolah dan tahun baru kali ini menghabiskan waktu hanya di kampung halaman mereka saja. Hal ini juga terlihat dari peningkatan jumlah penumpang kapal laut yang tidak terlalu signifikan. Hanya 10 sampai 15 persen saja. Berbeda dengan liburan panjang tahun lalu.

Untuk menghabiskan masa liburan tersebut, masyarakat Tanah Bunda Melayu ini lebih memilih untuk mendatangi sejumlah kawasan wisata lokal yang ada di sekitar mereka. Keputusan masyarakat tersebut juga didukung dengan kondisi alam Kabupaten Lingga yang indah dan banyak menyimpan destinasi wisata alam yang luar biasa.

Lokasi wisata favorit bagi masyarakat Singkep, ada Pemandian Air Panas, Air Terjun Batuampar, Pantai Indah Sergang, Pantai Batu Berdaun dan wisata alam lainnya seperti pendakian bukit dan jelajah hutan.

Sedangkan destinasi wisata di Daik Lingga juga tidak kalah menarik, yakni pendakian Gunung Daik yang menyimpan berjuta jenis flora, serta wisata sejarah, Istana Damnah yang meninggalkan berbagai bukti kejayaan kerajaan Melayu, dan banyak lagi lokasi lainnya yang membuat mata dan pikiran menjadi lebih tenang.

Di Dabo Singkep, tak tanggung-tanggung, lokasi Pantai Batu Berdaun dan lokasi wisata lainnya telah dibooking sejumlah warga sekitar jauh hari sebelum perayaan pergantian tahun untuk merayakan malam tahun baru nanti di lokasi wisata tersebut.

“Ada yang telah mendirikan tenda, ada pula yang telah membersihkan sebagian lokasi mereka merayakan malam tahun baru nanti,” ujar Ramat warga Dabo memberikan penjelasan, Selasa (29/12) pagi.

Perayaan tahun baru 2015 lalu, masyarakat juga terlihat memadati kawasan wisata Pantai Batu Berdaun. Ada yang mendirikan tenda dan menginap semalam suntuk di kawasan wisata tersebut.

Alasan sebagian warga tidak menghabiskan masa liburan ke luar daerah, karena kondisi keuangan yang sedikit kurang baik, selain itu ada juga yang menghawatirkan kondisi cuaca untuk bepergian karena angin kencang dan ombak yang cukup tinggi.

“Daripada jauh-jauh dan menghabiskan uang mending menikmati suasana alam di kampung sendiri,” kata Ramat. (wsa/bpos)

Komentar Pembaca

komentar