PNS. Foto: dokumen JPNN.Com
PNS. Foto: dokumen JPNN.Com

batampos.co.id – Hampir 2.309 orang Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan di pastikan gajinya tidak dapat dibayarkan oleh pemerintah. Adapun gaji yang belum dibayarkan yaitu bulan Desember 2015. Jika dihitung anggaran yang akan dibutuhkan untuk membayarkan gaji PTT perbulannya hampir Rp 4 Miliar
lebih.

Bukan Hanya gaji PTT yang belum dapat dibayarkan tunjangan kesra Pegawai Negeri Sipil dan kegiatan rutin di seluruh SKPD juga belum dibayar. Penyebabnya, hingga hari transper anggaran dari pemerintah pusat belum masuk ke kas daerah. Jadi, gaji akan dibayarkan pada tahun 2016 dan akan dimasukkan saat pembahasan Anggaran Pendapatan
Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) nanti.

“Pasti kita bayar tapi bukan sekarang tunggu APBD Perubahan, sebab PTT adalah pekerja yang dikontrak,” kata Sekretaris Daerah Radja Tjelak Nur Djalal saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/12).

Menurutnya pemerintah sudah berupaya untuk mencari solusi, akan tetapi anggaran yang diharapkan daerah dari pemerintah pusat tidak ditransfer sampai sekarang. Pihaknya sudah menghimbau kepada seluruh PNS maupun PTT agar lebih bersabar menghadapi sagala hal yang menjadi beban daerah.”Bukan PTT saja yang tidak menerima gaji, PNS
pun tidak mendapatkan tunjangan kesra,” ucapnya.

Ia menambahakan untuk saat ini pihak pemerintah tidak dapat berbuat banyak terkait anggaran, sebab Kabupaten Kepulauan Anambas masih tergantung dengan pendapatan dari Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.

Sementara itu saat ditemui, seorang PTT Naharudin mengatakan ia tidak menduga anggaran untuk pembayaran gajinya tidak ada dan tidak dapat dibayarkan oleh pemerintah daerah. Menurutnya, sangat ironi sekali pemerintah tidak dapat mengupayakan pembayaran gaji hanya sisa satu bulan saja yang belum dibayarkan.”Masak sih pemerintah tak mampu
bayar gaji saya, hanya Rp.1.800.000 perbulannya,” tukasnya.

Jika bulan ini tidak dapat dibayarkan, apalagi untuk bulan berikutnya, ia menilai pemerintah kurang berupaya dalam mencari solusi terkait pembayaran gaji PTT. Ia mengakui yang diharapkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari hanya bekerja di lingkungan pemerintah daerah. Sedangkan untuk bekerja di tempat lain peluang mencari kerja saat ini
sangat sulit.”Setipa bulan saya hanya berharap dengan gaji untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” ucapnya.(sya/bpos)

Komentar Pembaca

komentar