Desa Sungai Besar terendam banjir hingga 1 meter. Air pasang laut, curah hujan tinggi dan belum tertatanya drinase dan gorong-gorong dengan baik menjadi sebab banjir. foto:hasbi/batampos
Desa Sungai Besar terendam banjir hingga 1 meter. Air pasang laut, curah hujan tinggi dan belum tertatanya drinase dan gorong-gorong dengan baik menjadi sebab banjir. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Curah hujan yang tinggi dan deras sejak sepekan terakhir di pulau Lingga membuat sejumlah desa dan kampung terendam banjir.

Pantauan di lapangan, banjir terjadi di Kampung Gelam, Melukap, Desa Panggak Laut, Desa Nerekeh, Desa Bukit Langkap dan Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara. Selain hujan deras, banjir diduga akibat musim utara dan pasang air laut yang besar sehingga halaman warga yang tinggal dan berada di tepian sungai terendam banjir.

Banjir terparah, terjadi di desa Sungai Besar dengan ketinggian air mencapai 1 meter. Tidak hanya di perkarangan rumah warga yang terendam, jalan lintas penghubung kecamatan Lingga Utara dan Kecamatan Lingga terputus hingga 200 meter. Air di badan jalan naik setinggi paha orang dewasa.

“Air banjirnya cukup dalam. Mungkin karena hujan deras dan air laut pasang,” tutur Nondo salah seorang pengendara yang hendak melintasi jalan tanah yang baru dilakukan tahap pengerasan tersebut.

Selain itu, di Desa Panggak Laut yang letaknya tak jauh dari pesisir sebelah selatan Pulau Lingga, air pasang laut besar yang naik sejak pagi, di tambah hujan deras yang terjadi hingga berjam-jam membuat Puskesmas Pembantu (Postu) terendam. Hal ini membuat petugas puskesmas yang ditempatkan di desa Panggak Darat terpaksa mengungsi ke rumah warga.

“Airnya naik kemarin, belum surut sampai sekarang. Didalam rumah naik air. Jadi malam terpaksa menginap ke rumah warga,” ungkap petugas Postu yang enggan namanya di korankan.

Sementara di Desa Nerekeh, yang juga berada di tepian laut merendam perkarangan rumah warga. Selain air pasang, pembangunan jalan aspal yang menimbun lahan perkebunan sagu warga, tanpa gorong-gorong dan drinase yang memadai. Sehingga saat musim penghujan, air tidak bisa lepas ke laut.

Hal serupa juga yang membuat Desa Sungai Besar terendam cukup parah. Jalan yang masih dalam tahap pengerasan tersebut belum memiliki drinase dan gorong-gorong yang memadai. Sehingga air resapan Gunung Sepincan di sebelah utara ini, tidak bisa keluar ke laut dan memenuhi perkarangan warga. (mhb/bpos)

Komentar Pembaca

komentar