Supir Lori muatan tiang listrik beton milik PLN melihat kendaraan yang ditumpanginya terbalik di Jalan Tirta Madu arah ke Lapas Kelas II A Tanjungpinang, Kecamatan Gunung Kijang, Selasa (29/12) sekitar pukul 13.00 WIB. F. Harry/batampos
Supir Lori muatan tiang listrik beton milik PLN melihat kendaraan yang ditumpanginya terbalik di Jalan Tirta Madu arah ke Lapas Kelas II A Tanjungpinang, Kecamatan Gunung Kijang, Selasa (29/12) sekitar pukul 13.00 WIB. F. Harry/batampos

batampos.co.id – Lori kren milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) Tanjungpinang yang mengangkut tiang listrik beton terbalik di Jalan Tirta Madu arah ke Lapas Kelas II A Tanjungpinang, Kecamatan Gunung Kijang, Selasa (29/12) sekitar pukul 13.00 WIB.

“Mungkin supirnya ngebut. Ketika tiba ditikungan tajam dan tidak bisa mengontrolnya jadi lori itu terbalik. Beruntung tidak jatuh ke jurang,” ujar salah satu warga Jalan Tirta Madu, Sandi saat ditemui di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Muatan lori tersebut berbobot sekitar 20 ton ini. Namun ketika sopirnya melihat jalur sepi, lori tersebut dipacu kencang tanpa menyadari ada tikungan tajam sekitar 280 derajat. Sehingga saat tiba ditikungan supir lori hilang kontrol dan sopir membanting stir agar tidak jatuh ke jurang. Tetapi lori tersebut terbalik dan muatan tiang listrik beton itupun masuk kedalam jurang.

“Beruntung tidak ada pengendara lain dari arah berlawanan. Dan supir tersebut juga tidak mengalami luka parah,” akunya.

Dikatakannya, Jalan Tirta Madu ini memang dikenal kawasan yang sepi dan tanpa hambatan sehingga banyak kendaraan roda dua hingga kendaraan besar melaju jika melintasi jalan tersebut. Namun, jalur sepanjang 8 Kilometer (Km) ini memiliki tikungan yang tajam serta jurang yang dalam, sehingga rawan terjadinya kecelakaan lalulintas (lakalantas).

Sementara Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Yunita Stevani mengaku tidak mengetahui adanya insiden lakalantas tunggal yang dialami lori milik PLN. Karena saat kejadian dirinya sedang berada di Mapolres Bintan menghadiri rapat internal.

“Saya tidak tahu kejadian tersebut karena saya sedang rapat sama Pak Kapolres. Dan juga belum dapat kabar dari anggota,” katanya. (ary/bpos)

Komentar Pembaca

komentar