Tes urine kru kapal. foto:ist
Tes urine kru kapal. foto:ist

batampos.co.id – Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Karimun, melaksanakan kegiatan operasi darurat narkoba di dua lokasi pelabuhan Tanjungbalai Karimun, Rabu (30/12) kemarin. Sebanyak 61 kru kapal menjalani tes urine. Masing-masing 43 kru kapal di pelabuhan KPK, dan 18 di pelabuhan Roro.

Setelah dilakukan tes urine dalam rangka Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) ini, diketahui tiga kru kapal dinyatakan positif menggunakan narkoba. Kemudian terhadap tiga orang yang positif tadi dilakukan asesmen awal oleh pihak BNNK Karimun, dan selanjutnya mereka diwajibkan lapor ke kantor BNNK Karimun.

“Kepada kru kapal yang dinyatakan positif menggunakan narkoba, kita kenakan wajib lapor,” ujar Kepala BNNK Karimun, AKBP TA Rahman, Rabu (30/12) kemarin.

Pelaksanaan razia P4GN untuk kru kapal, BNNK Karimun didukung oleh instansi terkait. Di antaranya Polres Karimun, Kantor Kepolisian Pelabuhan (KKP) Tanjungbalai Karimun, dan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungbalai Karimun. Kegiatan dipimpin langsung Kepala BNNK AKBP TA Rahman.

Untuk mempermudah razia, dibentuk dua tim. Masing-masing tim mendapat sasaran satu tempat pelabuhan, sehingga bisa bergerak secara bersamaan menuju ke sasaran.

“Razia ini sebagai antisipasi terhadap kru kapal saat melaksanakan tugas. Artinya, jangan karena kelalaian menggunakan narkoba, akhirnya membawa dampak yang tidak baik bagi penumpang. Dan kita selalu mengingatkan kepada kru kapal untuk tidak pernah mengkonsumsi narkoba saat melaksanakan tugas,” tegas Rahman.

Menurut Rahman, kegiatan P4GN akan terus dilakukan. Sebagai perpanjangan tangan organisasi vertikal, BNN di wilayah kabupaten bertujuan mengefektifkan progam P4GN dan precursor narkotika. Dengan adanya tugas dan tanggung jawab yang salah satunya adalah menjangkau para penyalahguna narkoba di wilayah Kabupaten Karimun untuk dipulihkan. (enl/bpos)

Komentar Pembaca

komentar